facebook-domain-verification=e9qbhu2sij9ezrnqbgiw8k4f00x69y BINSAR HUTABARAT INSTITUTE: Gereja dan Trinitas

Gereja dan Trinitas

  






Kredo Trinitas sesungguhnya bertujuan mempersatukan gereja di atas doktrin yang benar. 


Tapi, mengapa kredo trinitas sepanjang sejarah justru memecahkan gereja, bahkan tidak terhitung korban yang berjatuhan karena pertentangan atas kredo itu. bagiamana gereja masa kini seharusnya menyikapi kredo trinitas itu.

Teologi adalah pembicaraan tentang Allah. Pertanyaanya kemudian, bagaimana mungkin manusia berbicara tentang Allah, padahal Allah tidak mungkin menjadi sasaran penelitian manusia?

 

Mengapa gereja memformulasikan pengakuan iman Rasuli, secara khusus tentang Allah Tritunggal? Apa yang salah dengan pengakuan banyak gereja pada waktu itu?

 

Pertentangan tentang formulasi doktrin Allah Tritunggal yang kemudian dinyatakan dalam Pengakuan Iman Rasuli adalah ingin menegaskan bahwa terdapat banyak formulasi doktrin tentang Allah, namun Pengakuan Iman Rasuli ingin menegaskan bahwa Doktrin Allah Tritunggal adalah doktrin Allah yang benar, dan membedakan dari ajaran-ajaran yang bertentangan dengan itu.

 

Kemudian timbul pertanyaan, Jika gereja mula-mula menjaga doktrin untuk hidup benar, bergantung dengan Tuhan, dan dengan kebenaran itu mereka memiliki pengharapan untuk tetap percaya kepada Allah yang benar di saat mengalami penganiyaan, penderitaan yang mengancam mereka, mengapa gereja pada waktu kemudian justru memaksakan semua orang percaya harus percaya kepada doktrin itu.

 

Mengapa gereja memakai tangan pemerintah untuk memenjarakan, membunuh mereka yang tidak percaya kepada doktrin atau ajaran gereja, padahal semua usaha membangun doktrin, yang merupakan interpretasi manusia terhadap Alkitab itu terbatas?

 

Bisakah kita memahami Allah sebagaimana Allah memahami diri-Nya, jika tidak mengapa ada peribadi, tokoh, gereja mengabsoludkan pemahamannya tentang Allah, jika demikian dimana gap antara Firman Allah, Alkitab dengan hasil interpretasi manusia?

 

Menurut Alkitab, Allah bersemayam di dalam terang yang tidak terhampiri, sehingga seorangpun tidak pernah melihat Allah. Manusia tahu Allah sebatas Allah menjelaskan diri-Nya.

 

Tapi syukurlah kita bisa berbicara tentang Allah, karena Allah telah menyatakan diri-Nya, meski yang kita ketahui tentang Aallah itu terbatas, dan penyataan tentang Allah itu kita bersyukur dicatat di dalam Alkitab. Sehingga kita bisa berbicara tentang Siapa Allah, Apa rencana-Nya untuk manusia, dan juga tentang Karya Allah berdasarkan apa yang dikatakan Alkitab.  

 

Tapi, bagaimana dengan doktrin Allah Tritunggal yang dinyatakan dalam pengakuan Iman Rasuli bisa menjadi perdebatan yang memecahkan gereja, bahkan saling menghancurkan satu dengan yang lain? Mengapa perdebatan itu tak ada habisnya hingga saat ini?

 

Kemudian pertanyaan selanjutnya, apa makna doktrin Allah tritunggal bagi gereja masa kini, demikian juga dalam kehidupan bersama orang percaya, dan juga sesama umat manusia?

 

Webinar dalam video ini menjawab semua pertanyaan itu.




https://www.binsarhutabarat.com/2020/10/gereja-dan-trinitas.html

No comments:

Post a Comment