facebook-domain-verification=e9qbhu2sij9ezrnqbgiw8k4f00x69y BINSAR HUTABARAT INSTITUTE: Kabar Baik Tentang Injil

Kabar Baik Tentang Injil

 











Galatia 1:1-10


Setiap kita yang mempercayakan hidup kita kepada Kristus, kabar baik adalah Injil. Kristus mati bagi dosa-dosa kita, Kristus dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga menurut Alkitab (1 Korintus 15: 3-4). Kabar baik bahwa orang berdosa diselamatkan melalui iman dalam Kristus adalah berita yang penting dalam dunia ini. Berita ini telah merubah kehidupan Paulus, dan melalui Paulus, kabar baik itu juga telah merubah kehidupan orang-orang lain.

 

Tapi sekarang berita ini diserang, disangkali, dan Paulus membela kebenaran Injil. Beberapa guru-guru palsu telah menguasai gereja-gereja di Galatia, gereja yang Paulus telah dirikan, dan guru-guru palsu itu mengajarkan pengajaran yang berbeda dari berita yang Paulus ajarkan.

 

Paulus tidak membuka surat Galatia seperti surat-surat yang lain, yang biasa dibuka dengan pujian kepada Allah dan doa untuk orang-orang kudus. Kejadian yang terjadi di jemaat Galatia secara radikal adalah salah. Paulus tidak punya waktu untuk membuka suratnya seperti surat-surat lainnya. Paulus berperang untuk kebenaran Injil dan kemerdekaan kehidupan Kristen.Guru-guru palsu memberitakan injil palsu yang mencampur antara hukum dan anugerah.

 

Bagaimana Paulus mendekati orang-orang Kristen di Galatia dalam usaha untuk mengajar mereka tentang kebenaran Injil? Dalam ayat-ayat pembukaan Paulus mempersiapkan tiga langkah penting untuk berperang dalam pertempuran dengan guru-guru palsu.

 

1. Paulus menjelaskan otoritasnya (1:1-5)

Paulus menjelaskan otoritasnya yang bersumber dari Allah:

a.  Otoritas Pelayanan paulus (1:1-2), Paulus adalah rasul, dan Paulus telah melihat Tuhan yang bangkit dan diutus oleh Yesus( Kis 9:1-18, A Kor.9:1). Kerasulan Paulus bukan karena seleksi manusia, tapi penetapan Allah. Karena itu Paulus memiliki otoritas untuk berurusan dengan problem-problem dengan jemaat Galatia. Paulus juga yang mendirikan gereja di Galatia. Paulus selalu ingin gereja-gereja yang didirikannya memuliakan Tuhan.

b. Paulus menjelaskan beritanya. Berita yang berpusat pada Kristus.Pribadi yang telah membayar harga, memberikan diriNya untuk mati di kayu salib. “Kemerdekaan dalam kristus”adalah tema utama Kitab Galatia.Guru-guru palsu ingin membawa orang-orang Kristen pada perbudakan hukum.Paulus paham perbudakan bukanlah bagian berita Injil, karena Kristus telah mati untuk memerdekakan manusia.Pelayanan paulus dan berita yang disampaikan adalah otoritas spiritual.

c.  Motivasi Paulus. Motivasi paulus adalah untuk memuliakan Tuhan, guru-guru palsu tidak melayani untuk memuliakan Tuhan.Tapi, untuk kemuliaan mereka sendiri. Tetapi motif Paulus adalah murni untuk kemuliaan Tuhan.

 
2. Paulus mengungkapkan kecemasannya.

“ Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain. Jemaat di Galatia berbalik pada Injil yang lain tanpa konsultasi dengan Paulus, bapak rohaninya.

 

“Anugerah Allah tema dasar surat ini”. Keselamatan adalah pemberian Allah, pemberian Allah melalui anugerah Allah. Jemaat di Galatia berpaling dari Allah Anugerah, Anugerah Allah, kepada pemimpin-pemimpin manusia yang membawa pada perbudakan. Kehidupan Kristen adalah kehidupan dengan Allah melalui Yesus Kristus.

 

SEORANG MANUSIA TIDAK MENJADI SEORANG KRISTEN HANYA DENGAN MENYETUJUI DOKTRIN-DOKTRIN, ORANG MENJADI KRISTEN KARENA TUNDUK KEPADA KRISTUS DAN PERCAYA KEPADA ALLAH (ROMA 11:6) KITA TIDAK BISA MENCAMPURKAN ANUGERAH DAN PEKERJAAN, KARENA YANG SATU AKAN MENGELUARKAN YANG LAIN, KESELAMATAN ADALAH PEMBERIAN ANUGERAH ALLAH, DIBELI UNTUK KITA, OLEH YESUS KRISTUS DI KAYU SALIB. BERBALIK DARI ANUGERAH KEPADA HUKUM ADALAH MENINGGALKAN ALLAH YANG MENYELAMATKAN KITA.

 

KITA BUKAN HANYA DISELAMATKAN OLEH ANUGERAH, TAPI KITA HIDUP OLEH ANUGERAH. KITA BERDIRI DALAM ANUGERAH YANG ADALAH DASAR KEHIDUPAN KRISTEN (ROMA 5:1-2), ANUGERAH MEMBERIKAN KITA KEKUATAN YANG KITA PERLUKAN UNTUK MENJADI PEMENANG (2 TIMOTIUS 2:1-4) SEBAB ITU, HAI ANAKKU, JADILAH KUAT OLEH KASIH KARUNIA DALAM KRISTUS.

 

Anugerah memampukan kita untuk menderita tanpa komplain, dan bahkan menggunakan penderitaan untuk kemuliaan Allah. Ketika seorang Kristen berpaling dari hidup oleh anugerah, dia mesti bergantung pada kekuatannya sendiri, dan ini akan memimpin pada kegagalan dan kekecewaan.

 
3. Paulus  mengekspose penentangnya.

Kasihilah Tuhan dan bencilah kejahatan. (1:8-10)

Paulus menentang guru-guru palsu karena kasihnya kepada Tuhan. Dan juga kasihnya kepada mereka yang perlu dilindungi dari tipu daya mereka yang memiliki orientasi beragama yang salah. Bukan untuk kepentingan Tuhan dan sesama, melainkan untuk kepentingan pribadi.

 

Paulus menjelaskan dalam kitab Galatia ini, Hidup oleh anugerah berarti merdeka dari perbudakan (galatia 5:1-12), Bergantung pada Roh, bukan daging (Galatia 5: 13-26), Hidup untuk orang lain, bukan untuk diri sendiri. Hidup untuk kemuliaan Allah bukan untuk dimuliakan manusia.Dan semuanya itu hanya mungkin dilakukan di dalam Tuhan, didalam anugerah Tuhan.


Dr. Binsar Antoni Hutabarat


Kabar Baik Tentang Injil

https://www.binsarhutabarat.com/2020/10/kabar-baik-tentang-injil.html

No comments:

Post a Comment