Tantangan dan Peluang Komnas Ham 2022-2027

Wisata Pendidikan Tangkuban Perahu








Tangkuban Perahu

Wisata Pendidikan Tangkuban Perahu dan Air Panas Ciater banyak dikunjungi orang Jakarta


Foto-foto ini merupakan dokumen pribadi ketika berwisata ke Gunung Tangkuban Perahu. Pemandangan yang indah dan udara yang sejuk, dingin menjadikan keindahan alam itu dapat dinikmati bahkan saat terik matahari sekalipun, udara ditempat itu tetap sejuk.

Tangkuban Perahu


Bandung bukan hanya tersohor dengan Wisata kulinernya, tapi juga tempat-tempat rekreasi yang indah yang tersohor sebagai tempat wisata   pendidikan. Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu dan Pemandian Air Panas Ciater lembang Bandung adalah contohnya.

 

Pada hari libur sekolah, tempat Gunung Wisata Tangkuban Perahu serta Pemandian Air Panas Ciater banyak dikunjungi orang dari luar Bandung, secara khusus dari Jakarta.

 

Wisata Gunung Tangkuban Perahu memiliki cerita legenda yang tersohor yaitu terkait legenda Sangkuriang dan Ibunya Dayang Sumbi. Pemandian Air Panas Ciater yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai  penyakit, khususnya yang terkait dengan penyakit kulit. Itulah sebabnya kedua tempat ini kerap menjadi tujuan study Tour siswa -siswa sekolah menengah, dan tentunya juga keluarga-keluarga dari berbagai lokasi, termasuk dari Jakarta.

 



Kedua tempat wisata yang tidak terlalu berjauhan itu Tangkuban Perahu dan Pemandia air panas Ciater berlokasi di Lembang. Udaranya yang dingin, sejuk tepat sekali menjadi tujuan wisata keluarga.

 Apabila datang ketempat wisata-wisata itu ada baiknya mengunjungi kedua lokasi itu. Secara khusus untuk pendatang dari luar kota Bandung. Mengunjungi kedua tempat wisata itu bisa menghemat waktu, dan juga memberikan keragaman wisata, untuk menghindari kejenuhan, apalagi kemacetan pada hari libur menjadi pengalamn biasa pada tepat-tempat wisata itu.

 

Salah satu yang harus diperhatikan jika kita ingin ke Lembang, Bandung adalah kemacetan lalu lintas, secara khusus jika kita berkunjung ketempat-tempat wisata itu pada hari minggu atau hari libur sekolah.

 

Jika kita menuju tempat itu setelah jam sepuluh pagi bukan hanya akan mengalami kemacetan pada waktu berangkat, tapi juga pada saat kembali dari tempat itu kita akan dikurung kemacetan lalu lintas. Tapi syukurlah kita bisa berhenti sejenak menikmati kuliner Bandung yang banyak tersedia di jalan menuju kota Bandung.

 

Desember lalu sebelum darurat covid-19, saya dan keluarga sempat berkunjung kedua lokasi itu. Kami berangkat dari Jakarta sekitar jam 10 pagi, dan setiba di Kota bandung, kami bermalam Hotel pilihan kami, Hotel Grand Cordela Bandung di  jalan Soekarno Hatta No 791 B.  http://omegahotelmanagement.com/. Jika berada di Hotel itu jangan lupa  menikmati kuliner Bandung yang tersedia di Restoran Hotel.

 

Dengan Akses Wi-Fi yang kuat yang tersedia gratis di Hotel Grand Cordela, kita bisa memanfaatkannya fasilitas tersebut untuk terhubung dengan handai tolan.

 

Hotel ini juga dilengkapi kolam renang yang nyaman, karena itu jangan lupa membawa pakaian renang untuk menikmati kolam renang Hotel Grand Cordela. Hotel Grand Cordela dilengkapi dengan AC, elegan, serta fasilitas satelit layar datar. Ketel listrik, Kulkas, juga fasilitas untuk membuat kopi atau teh.

 

Minggu pagi setelah sarapan pagi kami pun berangkat pertama-tama menuju pemandian air panas Ciater setelah itu baru mengunjungi tempat wisata Tangkuban Perahu.

 

Pagi hari jalan menuju Lembang masih relatif sepi, dan nyaman berkendara menyusuri tempat itu, meski jalan mendaki cukup panjang.  Tujuan pertama kami adalah Pemandian air panas Ciater. Setelah puas menikmati berenang di kolam renang Ciater, dan juga menikmati langsung air panas pada sumber-sumber air panas yang tersedia, kami pun berangkat menuju Tangkuban Perahu.

 

Wisata Gunung Tangkuban Perahu terkenal dengan pemandangan kawahnya yang memesona, saya sudah beberapa kali mengunjungi tempat ini, keindahan pemandangannya membuat kita tidak akan pernah bosan memandangi keindahan tempat itu, secara khusus kawah Gunung Tangkuban Perahu.

 

Beberapa kali letusan Gunung Tangkuban Perahu ini membuat kawah makin jauh dari pemandangan karena , letusan yang terjadi membuat lembah kawan Tangkuban perahu makin dalam.

 

Dr. Binsar Antoni Hutabarat

 

https://www.binsarhutabarat.com/2020/10/wisata-pendidikan-tangkuban-perahu-dan.html

No comments:

Post a Comment