facebook-domain-verification=e9qbhu2sij9ezrnqbgiw8k4f00x69y BINSAR HUTABARAT INSTITUTE: Milik Kristus

Milik Kristus

 




Jemaat Allah adalah   Milik Kristus. Sepatutnya, hidup dan pelayannya adalah bagi kemuliaan Kristus.

 https://bit.ly/3m53Wiw





“Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu: baik Paulus, Apollos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. Tetapi kamu adalah milik Kristus, dan Kristus adalah milik Allah. (I Korintus 3: 21-23)”

 

Gereja yang adalah milik Kristus itu perlu bertumbuh bukan hanya secara kuantitas, tapi juga secara kualitas. Menjadi Kristen yang dewasa yang hidup bagi kemuliaan Kristus.

 

Jemaat Kristus diperlengkapi oleh banyak pelayan Tuhan, termasuk Paulus dengan tujuan agar jemaat Korintus bertumbuh menjadi jemaat yang dewasa secara rohani. Pelayan-pelayan Tuhan adalah pekerja-pekerja Allah, dengan tujuan membawa jemaat Korintus menjadi jemaat yang indah, memiliki kesaksian yang akan membawa orang memuliakan Tuhan Pencipta langit dan bumi.

 

 

Untuk menjadi Kristen Dewasa, Paulus menjelaskan empat(4) hal penting, antara lain:

 

1. Kristus dasar kehidupan dan pertumbuhan jemaat.

Jemaat Kristus berdiri karena mereka menerima dan percaya atas kuasa kematian dan kebangkitan Kristus yang menyelamatkan mereka dari hukuman dosa. Di atas kepercayaan kepada Kristus inilah jemaat Korintus sepatutnya bertumbuh menjadi jemaat yang dewasa.

 

Pelayan-pelayan Tuhan baik pada masa Korintus, maupun pada masa kini perlu menyadari bahwa yang menjadi dasar jemaat untuk dapat bertumbuh dewasa hanyalah Kristus. Pelayan-pelayan Tuhan hanya mengerjakan apa yang diperintahkan Allah, dan membangun jemaat di atas dasar Kristus yang telah menggenapai rencana misi Allah menyelamatkan manusia berdosa dari hukuman dosa dan maut.

 

2. Pentingnya Firman Tuhan.

Materi yang digunakan dalam membangun jemaat Tuhan yang dibangun di atas dasar Kristus haruslah emas, perak dan permata (materi yang tahan uji) Firman Tuhan yang murni.

Jemaat yang menerima makanan rohani, yaitu firman Tuhan dapat bertumbuh dewasa menjadi seperti Kristus. Sebaliknya apabila jemaat diberi makan bukan dari firman Tuhan, maka jemaat akan terhambat dalam pertumbuhan secara kualitas.

Hanya dengan pengetahuan firman Tuhan yang murni gereja Tuhan dapat menjadi saksi yang memuliakan Kristus. Tuga seorang pelayan Tuhan adalah bertumbuh dalam Tuhan, maka kebenaran firman Tuhan yang membuatnya bertumbuh itu, akan menjadi makanan rohani yang bermutu bagi jemaat yang dilayani. Firman tuhanlah yang memberikan pertumbuhan kepada jemaat bukan hikmat manusia.

Pada suatu saat pekerjaan pelayan Tuha dalam jemaat akan di uji, apakah jemaat yang dilayaninya tahan uji, yakni terus bertumbuh menjadi seperti Kristus, ataukah berali dari Kristus.

 

3. Dibangun didasarkan pada rencana Allah, bukan hikmat manusia.

Pertumbuhan jemaat perlu mengikuti rencana Allah atau memenuhuhi prinsip-prinsip kebenaran. Gereja tidak perlu mempromosikan diri dengan cara-cara yang tidak benar atau tidak sesuai dengan firman Tuhan.

Karena yang menjadi dasar jemaat adalah Kristus, maka hanya mereka yang dipilih Allah yang akan datang kepada Kristus. Cara-cara mengembangkan jemaat yang bukan didasarkan pada rencana Allah perlu dihindari.

 

4. Bertumbuh dalam Motivasi memuliakan Allah.

Jemaat Kristen yang dewasa pasti memahami bahwa semua pelayan-pelayan gereja itu adalah milik Tuhan, dan diberikan oleh Allah untuk kepentingan jemaat, agar jemaat dapat bertumbuh dewasa menjadi seperti Kristus.

 

Adalah benar bahwa semua pelayan-pelayan Tuhan itu milik jemaat, tetapi jemaat dan pelayan-pelayan itu adalah milik kristus, milik Allah. Maka, sudah sepatutnya segala pelayanan yang dilakukan untuk jemaat Allah adalah bagi kemuliaan Allah semata.

 

Tuhan dimuliakan.

 

Binsar Antoni Hutabarat


https://www.binsarhutabarat.com/2021/03/milik-kristus.html


Dapatkan artikel Dr. Binsar Antoni Hutabarat lainnya dalam link ini.


https://bit.ly/3cDiTW5

No comments:

Post a Comment