Tantangan dan Peluang Komnas Ham 2022-2027

Pendekatan ‘fear arousal’ dalam kampanye kesehatan

 



Dapatkah pendekatan ‘fear arousal’ dalam kampanye kesehatan masyarakat mempengaruhi turunnya prevalensi HIV? 


Penulis: Edward C. Green, Kim Witte

 

Kebanyakan ahli kesehatan Amerika yang berkecimpung dalam HIV/AIDS tidak mendukung penggunaan pendekatan ‘membangkitkan ketakutan’ (fear arousal) dalam pendidikan pencegahan AIDS karena dianggap tidak produktif. Sementara, di Afrika banyak orang awam, professional kesehatan atau politikus yang percaya bahwa pendekatan ini mempunyai peran penting dalam mengubah perilaku seksual. 


Pandangan orang Afrika ini lebih didukung oleh data empiris yang merekomendasikan bahwa penggunaan ‘fear arousal’ dalam kampanye kesehatan masyarakat untuk mengubah perilaku sering berhasil apabila dikombinasikan dengan self-efficacy. Penulis memberikan tinjauan terhadap pandangan para ahli Amerika, pandangan Negara-negara Afrika, dan temuan-temuan terbaru tentang penggunaan ‘fear arousal’ dalam kampanye perubahan perilaku. Analisis mereka menyarankan bahwa nilai-nilai dan keyakinan pasca-revolusi-seksual Amerika mendasari penolakan strategi ‘fear arousal’, sementara realitas pragmatis berdasarkan pengalaman pribadi mendasari Negara-negara Afrika untuk menerima dan menggunakan strategi tersebut dalam kampanye pencegahan AIDS. 


Journal of Health Communication, 11:245–259, 2006


No comments:

Post a Comment